fbpx

Manfaat daging Kambing bagi Kesehatan

Pada hari raya Idul Adha biasanya kalian memperoleh daging sapi dan daging kambing kan? Olahan daging-daging tersebut biasa disajikan menjadi sate, rendang, semur, gulai dan tongseng. Dari kedua daging tersebut kalian juga pasti sering mengkonsumsi daging kambing. Daging kambing termasuk salah satu jenis daging merah yang banyak dikunsimsi oleh masyarakat di seluruh dunia sekalipun Indonesia. Pantangan mengkonsumsi daging menjadi pantangan sebagian orang, terutama vegetarian. Namun apabila kalian mengidap Hipertensi atau tekanan darah tinggi, sebaiknya jangan terlalu sering mengkonsumsi daging kambing. Tetapi manfaat daging kambing cukup banyak untuk badan kita, disamping dia dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kalian ingin tahu lebih lanjut tentang manfaat daging kambing untuk kesehatan?

Jadi ada penelitian berdasarkan data Departemen Pertanian AS, manfaat daging kambing (per 100g) menghasilkan kalori paling sedikit 143 kkal kalori dibandingkan daging ayam, sapai, babi dan domba. Daging kambing mengandung 27 gram protein, lemak cukup rendah sebesar 3 gram. Namun, kandungan kolestrolnya tinggi yaitu sebesar 75 mg. Seperti hal nya daging sapi, daging kambing juga mengandung zat besi, vitamin B12, fosfor dan selenium.

Dampak positif daging kambing bagi kesehatan

Dilansir dari Institut Kedokteran Hewan Serbia, Holamin ingin memberikan beberapa manfaat daging kambing untuk kesehatan.

Daging merupakan salah satu sumber protein yang dibutuhkan oleh manusia.

Protein dibangun dari 20 unit bangunan yang disebut asam amino. Protein memiliki peran penting untuk fungsi tubuh, antara lain pembangunan, perbaikan jaringan tubuh dan pembentukan antibodi yang memerangi infeksi. Daging dianggap sebagai protein kualitas tinggi karena mengandung hampir semua asam amino esensial. Dengan demikian, makan daging juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan pemulihan sistem yang cepat.

Daging kambing kaya akan vitamin

Daging kambing kaya akan vitamin B yang baik (B1, B2), mineral (P, Mg) dan unsur mikro. Ada 13 vitamin di alam dan semua penting, tanpa kecuali. Vitamin bukan makanan atau pengganti makanan. Vitamin tidak memberikan kalori dan energi secara langsung tetapi penting bagi tubuh terutama vitamain B. Vitamin B mendukung sistem saraf pusat dan meningkatkan kesehatan mental. Vitamin D meningkatkan kalsium dan fosfor, yang berfungsi menjaga kesehatan tulang dan gigi. Untuk mengubah makanan menjadi energi satu-satunya cara untuk masuk ke dalam tubuh adalah melalui makanan. Baik dari tumbuhan maupun hewan. Ternyata secara tidak sadar, daging kambing banyak mengandung vitamin yang berdampak baik pada tubuh kita.

Lemak tak jenuh

Lemak tak jenuh (lemak baik) adalah lemak atau asam lemak yang mengandung satu atau lebih ikatan rangkap antara atom karbon dalam rantai asam lemak. Ikatan rangkap terbentuk, atom hydrogen dihilangkan. Ada duajenis asam yang terdapat dalam lemak yang ada dalam daging yaitu asam linoleat dan asam palmiotelik. Lemak ini dapat mencegah tubuh dari kanker dan virus berbahaya. Ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari lingkungan dan kondisi yang tidak menguntungkan. Tubuh juga membutuhkan lemak untuk perkembangan otak. setelah ini kalau kita tidak mempunyai hipertensi, kita banyak banyak makan sate kambing dan sop kambing deh!

Mineral

Mineral adalah unsur kimia anorganik yang dalam jumlah sangat kecil dimasukkan melalui makanan di tubuh manusia dan hewan. Mereka berpartisipasi dalam metabolisme, sintesis banyak hormon dan enzim yang memastikan pertumbuhan normal dan menjaganya tetap sehat. Daging mengandung sejumlah mineral seperti zat besi, seng dan selenium. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membentuk hemoglobin yang diperlukanuntuk mengangkut oksigen dari paru ke bagian tubuh lain. Seng meningkatkan metabolisme dan membantu dalam pembentukan jaringan. Sedangkan selenium membantu dalam pemecahan lemak dan bahan kimia lain dalam tubuh. Menurut Correa, daging kambing memiliki tingkat zat besi yang lebih tinggi (3,3 mg) bila dibandingkan dengan daging babi (2,9 mg), domba (1,4 mg) dan ayam (1,5 mg).

Dampang Negatif daging Kambing bagi Kesehatan

Disamping daging kambing bermanfaat untuk tubuh, ternyata manfaat daging kambing itu tidak baik untuk kalian yang mengidap hipertensi dan tekanan darah tinggi! apalagi kalian juga mempunyai kolestrol. Mendingan kalian sering cek kadar kolestrol deh! Holamin ingin memberikan juga beberapa dampak negatif yang ditimbulkan makan daging kambing bagi kesehatan. Kamu mau tahu kan? Yuk mari sama sama kita baca lebih lanjut.

Daging kambing tidak mengandung serat

Serat sangat berperan dalam tubuh membantu sistem pencernaan serat yang dapat berisiko tinggi terhadap penyakit kanker dan masalah jantung. Tingginya lemak jenuh pada daging pun tidak baik bagi kesehatan kita.

Lemak jenuh (lemak jahat)

Tingginya lemak jenuh dalam daging kambing tentu saja tidak baik untuk kesehatan. Ini merupakan musuh utama bagi pembuluh darah dan jantung. Hasilnya, banyak orang yang mengalami penyakit kardiovaskuler karena kebiasaan makan daging. Selain itu, kebanyakan memakan daging kambing bisa meningkatkan kegemukan karena lemak tubuh bertambah.

Tinggi nitrat dan garam

Usahakan makan daging alami tidak diawetkan. Hal tersebut, karena daging olahan seperti hot dog, bacon, ham dan lainnya tidak baik bagi kesehatan. Daging tersebut mengandung nitrat dan garam tinggi sebagai pengawet. Efek negatif jangka panjang memicu penyakit stroke dan jantung.

Selama kalian dapat memporsi makan daging kambing kalian pasti mendapatnya manfaat positifnya kok, tapi ya jangan kebanyakan. Apalagi kalian mempunyai permasalahan hipertensi. Ternyata bahaya juga kalau kita sering mengkonsumsi daging kambing. Tinggi Lemak Jenuh yang dapat mengakibatkan kolestrol.

lebih baik kalian memporsikan makan daging kambing seminggu sekali atau 1 bulan sekali. Dari pada kalian mempunyai masalah kesehatan hipertensi! Sambil baca –  baca lagi tempat kita yuk!

baca juga cara mencegah kolestrol secara alami

Leave a Reply