fbpx

Apa itu Anxiety

 

Merasa cemas itu sangat wajar sekali dialami semua orang. Namun, jika kecemasan yang Kamu alami terjadi terlalu sering, berlebihan, dan tanpa alasan yang kuat, Kamu mungkin mulai mengetahui apa itu anxiety atau pemahaman tentang anxiety disorder.

Lalu Apa itu Anxiety? Anxiety secara harfiah adalah masalah kecemasan. Orang dengan gangguan kecemasan akan merasa sangat khawatir terhadap berbagai hal, bahkan ketika dirinya sedang berada dalam situasi normal. Dalam kasus yang parah, gangguan kecemasan juga bisa sampai mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya.

Kondisi ini dikategorikan sebagai gangguan mental, yang tentunya beda dengan cemas biasa. Secara garis besar udah tahu dong apa itu anxiety? tapi dalam artikel kita kali ini kita akan membahas lebih banyak mengenai apa itu anxiety dan juga gejala-gejala nya.

Gejala anxiety sendiri bervariasi. Penjabaran mengenai apa itu anxiety bisa dijabarkan melalui beberapa penderitanya yang umumnya mengalami:

  • Jantung berdebar kencang Gugup atau gelisah
  • Sejumlah otot kedutan Tegang secara fisik dan mental
  • Pernapasan jadi cepat
  • Timbul rasa takut berlebihan
  • Sulit fokus
  • Mengalami masalah pencernaan
  • susah tidur

Namun seiring dengan berjalannya waktu, ternyata anxiety pun dapat diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya, Yuk kita kupas lebih dalam tentang apa itu anxiety dan juga tipe-tipe nya berdasarkan situs National Institute of Mental Health.

Generalized anxiety disorder (GAD)

Generalized anxiety disorder adalah kecemasan kronis yang ditandai dengan rasa khawatir dan tegang yang berlebihan. Jenis gangguan kecemasan ini berlangsung secara terus-menerus dan cenderung tidak terkendali.

Orang dengan GAD bisa sangat gelisah meski sedang tidak berada dalam situasi yang menegangkan sekalipun, alias baik-baik saja. Rasa khawatir dan tegang yang berlebihan terkadang juga disertai dengan gejala fisik, seperti gelisah, sulit berkonsentrasi, dan bahkan kesulitan tidur (insomnia).

Meski sulit untuk menenangkan diri, orang yang sedang mengalami GAD umumnya hanya bisa merasakan kekhawatirannya sendiri tanpa mampu mengungkapkannya pada orang lain. Jika dibiarkan terus-terusan, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya lho.

Gangguan kecemasan sosial (Social anxiety disorder)

Social anxiety disorder, alias kecemasan sosial adalah rasa ketakutan ekstrem yang muncul ketika berada di tengah-tengah banyak orang.

Gugup ketika bertemu orang lain (terutama orang asing atau orang yang cukup penting) itu wajar aja. Namun, ketika Kamu selalu merasa gugup, bahkan takut, berada di lingkungan baru sampai berkeringat dan merasa mual, Kamu mungkin mengalami kecemasan sosial.

Berbeda dengan rasa malu atau gugup yang umumnya hanya dialami sebentar, kondisi ini justru berlangsung terus-menerus dalam waktu yang lama. Sumber penyebab dari kecemasan sosial adalah rasa takut akan diamati, dihakimi, atau dinilai di depan orang lain.

Gangguan kecemasan sosial adalah satu jenis dari fobia kompleks. Jenis fobia tersebut memiliki dampak yang merusak, bahkan sampai melumpuhkan, kehidupan penderitanya. Pasalnya, gangguan ini dapat memengaruhi kepercayaan diri dan harga diri seseorang, mengganggu hubungan dan kinerja di tempat kerja atau sekolah.

Gangguan panik (panic disorder)

Tidak seperti kecemasan biasa, gangguan panik bisa muncul secara tiba-tiba dan berulang kali tanpa adanya alasan yang jelas.

Seseorang yang mengalami kondisi ini umumnya juga menunjukkan gejala-gejala fisik seperti keluar keringat berlebih, nyeri dada, sakit kepala, napas memburu, dan detak jantung yang tidak teratur. Banyak orang sering menganggap berbagai gejala tersebut sebagai serangan jantung.

Gangguan panik ini bisa ditandai dengan munculkan serangan panik seperti di atas. Serangan panik bisa dialami kapan dan di mana saja. Beberapa orang mungkin akan mengalami serangan panik hanya dalam hitungan menit, sementara lainnya bisa mengalami hingga berjam-jam.

Cek juga 5 Artis Indonesia yang suka menjaga tubuh 

Apa penyebab anxiety disorder (gangguan kecemasan)?

Penyebab anxiety disorder sampai saat ini belum benar-benar diketahui secara pasti. Namun, para ahli meyakini bahwa salah satu penyebab gangguan kecemasan dipicu oleh genetik.

Jadi, jika Kamu memiliki orangtua atau saudara kandung yang mengalami gangguan kecemasan, Kamu berisiko tinggi untuk mengalaminya juga.

Kejadian traumatis di masa lalu dan stres jangka panjang juga bisa jadi penyebab seseorang mengalami gangguan kecemasan kronis.

Bahkan, kondisi ini juga bisa disebabkan karena kondisi medis tertentu. Ya, dalam beberapa kasus, tanda dan gejala kecemasan adalah indikator pertama dari penyakit medis.

Jika dokter mencurigai bahwa kecemasan yang Kamu alami disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu, dokter akan menganjurkan Kamu untuk melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosis.

Semoga kamu tidak terlalu mengalami kecemasan yang berlebihan ya sobat Hola!

Leave a Reply